01 September 2018 / Renungan Harian

Agama Dan Kepentingan


media

Agama Dan Kepentingan
Yohanes 18:28-32

Apakah tuduhan kamu terhadap orang ini?” (Yoh. 18:29)

Manusia adalah makhluk yang tidak bisa dilepaskan dari kepentingan. Ketika kepentingannya bersinggungan dengan orang lain, ia bisa saja membuat rencana untuk menyingkirkan orang lain itu. Berbagai tuduhan dan isu-isu yang tidak benar, bahkan isu agama pun bisa digunakan untuk menjatuhkan orang yang tidak disukai.

“Apakah tuduhan kamu terhadap orang ini?” (Yoh. 18:29), demikian pertanyaan Pilatus kepada orang-orang Yahudi yang menyerahkan Yesus kepadanya. Pilatus mengetahui bahwa sebenarnya orang-orang itu menyerahkan Yesus lebih karena alasan kepentingan yang dibungkus oleh agama, sehingga Pilatus mengatakan: “Ambillah Dia dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu” (Yoh. 18:31). Namun, tampaknya mereka tidak ingin menggunakan tangan mereka sendiri untuk membunuh Yesus, melainkan melalui tangan Romawi dengan alasan hukum agama mereka tidak memperbolehkan membunuh seseorang pada hari raya Paskah Yahudi. Ritual agama begitu mereka junjung tinggi, tetapi perlakuan terhadap Yesus sungguh jauh dari nilai-nilai agama yang mengajarkan kebaikan dan cinta kasih kepada sesama.

Agama pada dasarnya baik, namun kerap terjadi bahwa agama disalahgunakan demi memuluskan kepentingan pribadi maupun golongan, apalagi ketika bersinggungan dengan orang-orang yang tidak disukainya.


REFLEKSI:
Agama yang dilepaskan dari hati nurani dan spiritualitas bisa berubah menjadi hukum yang mematikan.

Mzm. 15; Kel. 34:8-28; Yoh. 18:28-32

Latest ARTICLE