16 September 2017 / Renungan Harian

Akhir yang Tidak Terduga


media

Akhir yang Tidak Terduga

Kejadian 45:1-20

Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu. (Kej. 45:5)

Hidup ini misteri yang sulit dipahami. Sering kita merasa hidup ini begitu berat karena beban dan tantangan yang tidak ada habisnya. Sering kita tidak mengerti megapa semua itu harus terjadi. Sering muncul pertanyaan apa sebenarnya yang Tuhan rencanakan bagi kita di dalam kehidupan ini.

Peristiwa demi peristiwa terjadi menyusul peristiwa jubah maha indah yang membuat Yusuf dijual ke Mesir oleh saudara-saudaranya sendiri. Yusuf terpisah dari ayah yang sangat mencintainya, lalu ia diberi tanggung jawab di rumah potifar, lalu ia digoda istri Potifar dan difitnah hingga masuk penjara, dan akhirnya ia menjadi orang kuat kedua di seluruh tanah Mesir. Semua itu tidak pernah terpikirkan oleh Yusuf. Bisa jadi Yusuf sempat mempertanyakan hal ini kepada dirinya sendiri atau kepada Tuhan. "Mengapa saya harus mengalami semua ini? Apa yang Tuhan kehendaki dengan semua peristiwa ini" Pada akhirnya Yusuf sanggup memahami apa yang dikehendaki Tuhan terhadap dirinya, yaitu untuk memelihara keluarganya sendiri. Yusuf sanggup mengolah setiap peristiwa yang terjadi, bahkan yang pahit sekalipun, di dalam kerangka rencana Tuhan yang indah.

Kita memang sering tidak mengerti dengan apa yang direncanakan Tuhan melalui setiap peristiwa yang kita alami. Yang pasti, bersama dengan Tuhan dan di dalam Tuhan, semua mendatangkan kebaikan pada akhirnya

 


Refleksi:

Mungkin kita tidak mengerti apa yang sedang terjadi di dalam kehidupan kita, tetapi bersama Tuhan, semua pasti berakhir dengan indah.

 

Mzm. 103:[1-7] 8-13; Kej. 45:1-20; Mat. 6:7-15

Latest ARTICLE