17 March 2017 / Renungan Harian

ALLAH Mencukupkan


media

ALLAH Mencukupkan

Keluaran 16:9-21

...orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak keurangan. (Kel.16:18)

Janji Tuhan genap. Selain memberikan manna, Tuhan juga memberikan burung puyuh sebagai sumber protein. Namun, Tuhan memperingatkan agar setiap orang mengambil menurut keperluannya, tiap orang segomer atau dua liter. Karena mereka memungutnya, ada yang mengumpulkan lebih, ada yang mengumpulkan kurang dari segomer. Namun, setelah ditakar, yang mengumpulkan banyak tidak kelebihan dan yang mengumpulkan sedikit tidak kekurangan.

Kisah pemberian manna memperlihatkan dengan jelas bahwa Allah adalah pribadi yang mencukupkan. Berkat Allah cukup untuk setiap orang. Persoalannya adalah apakah orang mau mengumpulkan berkat tersebut. Jika orang Israel tidak memungut manna itu, mereka tidak akan memperoleh berkat dari Tuhan itu.

Yang juga menarik dari kisah ini adalah ada orang yang merasa perlu menyimpan manna untuk keesokan harinya, meski sudah dilarang Tuhan. Bisa jadi ia ragu bahwa Tuhan akan kembali memberikan manna pada keesokan harinya sehingga ia merasa perlu menyimpannya. Namun, manna yang disimpan itu ternyata menjadi berulat dan berbau busuk (ay.20). Terlihat jelas bahwa kepercayaan kepada Tuhan merupakan hal utama, bahwa ia akan memberikan makanan yang secukupnya dari hari ke hari. Dalam bahasa Jawa, ada peribahasa ana dipa ana upa "ada hari, ada makanan". Ini memang masalah iman.

 


Refleksi:

Allah adalah pribadi yang mencukupkan.

 

Mzm.95; Kel.16:9-21; Ef.2:11-22

Latest ARTICLE