28 May 2018 / Renungan Harian

Allah Sejati Dengan Kuasa Sejati


media

Allah Sejati Dengan Kuasa Sejati
Mazmur 20

Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita. (Mzm. 20:8)

Ketika seorang kepala negara merasa dirinya terancam oleh kekuatan lawan-lawan politiknya, maka ia biasanya akan dengan sengaja mengadakan parade militer besar-besaran, lengkap dengan defile pasukan dan alat-alat persenjataan berat. Tujuannya adalah untuk unjuk kekuatan agar lawan-lawan politiknya mundur teratur.

Itulah yang dilakukan orang-orang dunia ini. Unjuk kekuatan, unjuk kekuasaan, unjuk kekayaan, dan unjuk berbagai hal lainnya yang dipandang sebagai pegangan dalam menghadapi kesesakan dan rintangan di dunia ini. Namun, Pemazmur justru mengajak kita untuk menertawakan semua itu. Kereta dan kuda tidak ada artinya jika dibandingkan dengan Tuhan. Mereka yang mengandalkan kereta dan kuda akan tetap jatuh (ay. 9). Itulah yang bisa kita saksikan dalam sejarah peradaban manusia. Tidak ada satu pun kekuatan yang bisa tetap bertahan meskipun dulu mereka disebut superpower. Kerajaan Babilonia, Kerajaan Yunani, Kerajaan Romawi, Kerajaan Mesir, Kerajaan Mongolia, Nazi Jerman, Kerajaan Jepang, dan banyak lagi pusat kekuasaan di dunia ini yang dulu dianggap tidak bakal runtuh toh ternyata runtuh juga.

Inilah saatnya bagi kita untuk kembali menyadari siapa sebenarnya yang mempunyai kuasa sejati, yaitu Tuhan yang kita sembah. Kuasa Tuhan melebihi segala kuasa yang dimiliki oleh kerajaan-kerajaan itu. Tuhan jugalah yang akan menolong kita.


REFLEKSI:
Kuasa sejati tidak dibuktikan oleh kereta dan kuda, tapi oleh kasih setia yang tak berkesudahan sebagaimana ditunjukkan oleh Tuhan.

Mzm. 20; Bil. 9:15-23; Why. 4:1-8

Latest ARTICLE