23 July 2018 / Renungan Harian

Allah Sumber Damai Sejahtera


media
Allah Sumber Damai Sejahtera
Ibrani 13:17-25
 
Maka Allah damai sejahtera, … memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya …. (Ibr. 13:20-21)
Dalam memberikan kata sambutan, biasanya orang pemerintah, baik pusat maupun daerah, saat hendak menyapa orang-orang Kristen, berkata, “Salam sejahtera bagi saudara-saudara sekalian.” Kepada umat beragama lain, biasanya mereka menggunakan bahasa keagamaannya masing-masing. Tetapi pada intinya, semua hendak berkata tentang hidup dalam damai sejahtera.
Berbicara tentang damai sejahtera, firman Tuhan berkata Allah-lah sumber damai sejahtera. “Semoga Allah sumber sejahtera…” (Ibr. 13:21 - BIS). Artinya kita tidak mungkin menemukan hidup yang damai dan sejahtera bila kita hidup di luar Allah. Lagi pula, kata penulis Ibrani, damai sejahtera itu terjadi ketika Allah di dalam Yesus Kristus memberikan diri-Nya menjadi kurban yang harum bagi keselamatan manusia (ay. 20).
Setiap manusia pasti berharap mengalami damai dan sejahtera. Namun betapa sering orang salah dalam menemukan damai sejahtera itu. Banyak orang mengira damai sejahtera ada di harta benda yang dimilikinya, atau kekuasaan dan jabatan yang diembannya. Namun dalam perjalanan waktu, mereka tidak mendapatkan apa-apa. Orang mengira bahwa damai sejahtera ketika kita memiliki ini dan itu. Namun, saat memilikinya, damai sejahtera itu tidak ditemukan. Mengapa? Karena mereka tidak mencari di sumbernya. Damai sejahtera pasti kita miliki ketika kita berada dalam Kristus. Dialah sumbernya.

REFLEKSI:
Hiduplah di dalam Tuhan, maka damai sejahtera akan kamu alami.
 
Mzm. 100; Yer. 50:1-7; Ibr. 13:17-25

Latest ARTICLE