18 May 2018 / Renungan Harian

Allah Tak Mungkin Salah


media

Allah Tak Mungkin Salah
Ayub 37:1-13

Allah mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan; Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita ….” (Ayb. 37:5)

Kita senang menghias meja kerja dengan foto keluarga. Ketika kita stres atau jenuh dalam pekerjaan, kita suka memandangi foto-foto tersebut untuk mendapatkan penghiburan sebab kita melihat wajah orang-orang yang kita sayangi dan menyayangi kita.

Ketika Ayub mendapat cobaan dari Iblis, ia semula bisa bersikap tegar, bahkan menegur istrinya yang menyuruh Ayub mengutuki Allah (2:10). Namun, Ayub kemudian kehilangan pengharapan dan mengeluh. Di tengah situasi itu, sahabat-sahabat Ayub hadir dengan berbagai macam nasihat dan pendapat. Elifas berpendapat bahwa Ayub pasti telah melakukan perbuatan yang jahat sekali. Bildad berpendapat bahwa Ayub telah gagal dalam ujian yang dibuat Allah atas dirinya. Zofar berpendapat bahwa Ayub telah bersalah dan harus memperbaiki dirinya. Ayub jengkel dengan pendapat para sahabatnya itu, dan ia merasa tidak seorang pun dari mereka yang mendengarkan keluh kesahnya.

Elihu yang paling muda dan dari semula diam saja akhirnya menegur Ayub dan ketiga sahabatnya (32:2-3). Elihu mengingatkan mereka semua bahwa Allah itu Mahakuasa, dan kita bisa melihat alam sekitar kita untuk melihat wajah Allah Yang Mahakuasa tersebut. Bagi Elihu, tidak mungkin Allah Yang Mahakuasa itu sampai melakukan kesalahan atau seenaknya menghukum anak-Nya. Hikmat Allah memang tidak terselami, tetapi yang jelas, Allah tak mungkin salah.



REFLEKSI:
Dengan melihat alam sekitar kita, maka kita bisa melihat foto Allah Yang Mahakuasa yang mengendalikan hidup kita.

Mzm. 33:12-22; Ayb. 37:1-13; 1Kor. 15:50-57

Latest ARTICLE