27 March 2017 / Renungan Harian

ALLAH Tidak Bekerja Sendirian


media

ALLAH Tidak Bekerja Sendirian

Mazmur 146

TUHAN membuka mata orang-orang buta,
TUHAN menegakkan orang-orang yang tertunduk,
TUHAN mengasihi orang-orang benar.
(Mzm.146:8)

Dalam Mazmur 146, Allah diakui sebagai Allah yang membebaskan, membuka mata orang-orang buta, menegakkan orang tertunduk, mengasihi orang benar, menjaga orang asing, dan menegakkan yatim dan janda.

Bagaimana itu bisa terjadi? Kita tidak boleh lupa bahwa Allah tidak bekerja sendirian. Allah melibatkan manusia. Ia ingin kita terlibat dalam memperlihatkan wajah Allah bagi dunia. Aneh rasanya, jika mengetahui Allah sungguh-sungguh peduli terhadap nasib manusia, tetapi kita sendiri abai akan tugas kita ini.

Dalam hal ini, kita bisa meneladani Ananias. Allah menyuruhnya untuk mengajar Saulus yang telah berikhtiar untuk menangkap dan membunuh pengikut Yesus. Menanggapi perintah itu, Ananias berkata, "Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem. Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu." (Kis.9:13-14).

Ananias gentar ketika mandat itu datang. Ia mungkin takut bahwa pertobatan Saulus hanya taktik untuk membunuh pengikut Yesus lebih banyak lagi. Namun, Ananias taat. Bagi Ananias, ketaatan merupakan dasar kemuridan. Karena itu, Ananias menyapa Paulus dengan "saudaraku". Ketaatan Ananias kepada Tuhan telah memampukannya untuk menyapa Paulus sebagai saudara.

 


Refleksi:

Ketaatan adalah dasar kemuridan.

 

Mzm.146; Yes.59:9-19; Kis.9:1-20

Latest ARTICLE