15 April 2019 / Renungan Harian

ALLAH: MAHAADIL DAN MAHAKASIH


media

ALLAH: MAHAADIL DAN MAHAKASIH
Mazmur 36:6-12

Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati! (Mzm. 36:11)

Seorang raja memerintah negeri yang rakyatnya suka mencuri. Untuk menghapus pencurian, raja mengeluarkan peraturan, ”Barang siapa mencuri, dia akan dicambuk 100 kali!” Perintah ini efektif beberapa hari. Di hari ke-10, raja mendengar ada seorang yang mencuri. Ternyata, pencurinya adalah keponakannya sendiri. Raja mengasihinya. Tetapi ia perlu menegakkan keadilan. Akhirnya, raja memutuskan dirinya sendiri yang akan menerima cambukan 100 kali, untuk menggantikan keponakannya.

Raja dalam cerita di atas menggambarkan Allah yang Mahakasih dan Mahaadil. Allah, menurut mazmur yang kita baca adalah Allah yang penuh kasih setia (ay. 6, 8, 11). Selain itu, Allah juga adalah Allah yang adil (ay. 7, 11, 13). Kedua sifat Allah itu ada di dalam diri-Nya. Kita bisa melihat kasih dan keadilan Allah didemonstrasikan oleh Yesus, wajah Allah dalam rupa manusia. Di atas kayu salib, Allah menunjukkan kasih dan keadilan-Nya. Setiap orang yang bersalah, perlu mendapatkan hukuman. Yesus yang disalib menunjukkan wajah Allah yang adil sehingga Ia menghukum. Tetapi hukuman itu ditanggung oleh Yesus, Anak Tunggal-Nya sendiri. Ini bukti kalau Allah mengasihi manusia. Ia seperti raja dalam ilustrasi di atas, menanggung hukuman yang tidak seharusnya ditanggung.

Ketika Saudara menderita karena diingatkan Allah melalui hukuman, jangan katakan Allah tidak sayang Saudara. Justru hukuman itu adalah wujud kasih-Nya!

DOA:

Ya Tuhan, ajar kami mengerti bahwa Engkau adalah Allah yang Mahaadil dan Mahakasih. Amin.

Yes. 42:1-9; Mzm. 36:6-12; Ibr. 9:11-15; Yoh. 12:1-11

Latest ARTICLE