07 June 2017 / Renungan Harian

Andai Semua Nabi


media

Andai Semua Nabi

Bilangan 11:24-30

Tetapi Musa berkata kepadanya: "Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!" (Bil. 11:29)

Ada sebuah kampung yang warganya memiliki beraneka ragam mata pencaharian. Suatu hari, ada seorang pendatang ke kampung itu untuk mencari seorang guru. Maka, tua-tua kampung mengumpulkan semua warganya. Ia berkata, "Wargaku, saudara kita ini sedang mencari guru kehidupan, bisakah kalian membantunya?" Warga kampung mulai memperkenalkan tetangga dan kerabatnya. Ada guru bercocok tanam, guru berdagang, guru membaca, guru menulis, guru menata rumah tangga, dan lain sebagainya. Bahkan, mereka memperkenalkan tua-tua kampung itu sebagai guru kepemimpinan. Mereka berkata, "Kami semua guru kehidupan".

Untuk membantu pelayanan Musa, Tuhan mengambil sebagian Roh yang hinggap pada Musa dan ditaruh-Nya ke atas 70 tua-tua. Namun, ketika tua-tua itu kepenuhan Roh, ada dua orang terpilih yang tidak bergabung di kemah. Dua orang itu Eldad dan Medad, juga kepenuhan Roh. Yosua lalu meminta Musa mencegah Eldad dan Medad karena Yosua menganggap mereka bukan nabi. Namun, Musa beranggapan tidak perlu mencegahnya. Bagi Musa, lebih baik "kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!" 

Tuhan memiliki kebebasan untuk menentukan peran setiap manusia menurut rencana damai sejahtera-Nya. Oleh karena itu, ketika orang lain dipilih Tuhan untuk peran tertentu, baiklah kita ikut bersyukur

 


Doa:

Tuhan, jadikan aku seturut kehendak-Mu. Amin

 

Mzm. 104:24-34, 35b; Bil. 11:24-30; Yoh. 7:37-39

Latest ARTICLE