12 October 2018 / Renungan Harian

Api Yang Menerangi Dan Menghanguskan


media

Api Yang Menerangi Dan Menghanguskan
Ulangan 5:22-33

Sebab makhluk manakah yang telah mendengar suara dari Allah yang hidup yang berbicara dari tengah-tengah api, seperti kami dan tetap hidup?” (Ul. 5:26)

Roy Sullivan adalah seorang polisi penjaga hutan dari Virginia Amerika yang tercatat namanya dalam Guinness Book of Records. Ia dicatat sebagai orang yang pernah tersambar petir sebanyak 7 kali dalam kesempatan yang berbeda, namun tetap selamat. Roy meninggal pada usia 71 justru pada saat sedang tidur.

Mungkinkah suara Tuhan yang didengar orang Israel seperti petir yang menggelegar dengan kilatnya yang bisa membakar? Jika menggunakan logika manusia tidak mudah untuk memahami kisah keluaran orang Israel dari tanah Mesir dipimpin oleh Tuhan dengan tiang awan dan tiang api. Kisah ini akan bisa dipahami bila menggunakan iman. Kita mengimani penyertaan Tuhan terhadap bangsa Israel sepanjang perjalanan sejarah kehidupan mereka. Kita memercayai Tuhan yang kekuatan-Nya menggentarkan bangsa Israel, sekaligus melindungi mereka.

Dalam kehidupan orang percaya saat ini, kita percaya adanya Roh Kudus yang hadir menjadi penuntun kehidupan. Roh Kudus adalah tanda kehadiran Allah, yang dalam Perjanjian Baru kehadirannya disimbolkan dengan api. Roh Kudus adalah kuasa Allah yang seperti api, Ia menghangatkan dan memberi kehidupan bagi orang yang percaya kepada-Nya. Namun pada saat yang lain, Ia berkuasa dan sanggup menghukum dan membinasakan manusia dan seluruh ciptaan. Dengarkanlah suara Allah dan taatlah supaya tetap hidup.

 


DOA:
Tuhan, kami percaya akan kuasa-Mu yang besar yang sanggup menghidupkan dan membinasakan kami. Amin.

Mzm. 90:12-17; Ul. 5:22-33; Ibr. 4:1-11

Latest ARTICLE