30 December 2017 / Renungan Harian

Bagaimana Kita Harus Hidup


media

Bagaimana Kita Harus Hidup

2 Petrus 3:8-13

Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup... (2Ptr. 3:11)

"Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup" (ay. 10-11). Itulah nas yang diberikan kepada saya sewaktu mengaku percaya (sidi). Pada waktu menerimanya, saya tidak mampu memahaminya. Namun, seiring perjalanan waktu, saya berusaha memahami maknanya. Saya pun berusaha hidup dalam pertobatan dan hidup baru.

Surat 2 Petrus itu ditujukan kepada umat yang terus di serang oleh orang-orang di sekitarnya. Mereka mengejek orang percaya dengan mengatakan, "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." (ay. 4). Umat yang imannya goyah akan kembali kepada kehidupannya yang lama. Karena itulah, umat harus dikuatkan agar tetap percaya bahwa Yesus akan segera datang. Mereka juga harus terus bersiap diri dengan hidup suci dan saleh di hadapan Tuhan.

Iman kita juga bisa goyah dan berubah karena tekanan-tekanan sekitar kita. Pertobatan dan hidup baru memang bukan proses yang instan dan nyaman, melainkan proses yang panjang dan perlu perjuangan.

 


Doa:

Bapa, kami akan setia menantikan kedatangan-Mu kembali dengan hidup suci, saleh, dan setia. Amin.

 

Mzm. 148; Ams. 9:1-12; 2Ptr. 3:8-13

Latest ARTICLE