12 June 2017 / Renungan Harian

Bahasa Roh Kudus


media

Bahasa Roh Kudus

1 Korintus 12:1-3

...tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. (1Kor. 12:3)

Dalam kehidupan jemaat mula-mula, terdapat beragam karunia yang diberikan Tuhan. Salah satu karunia itu adalah berbahasa roh.

Istilah "bahasa roh" atau "bahasa lidah" berasal dari kata Yunani glossa (lidah) dan lalo (berbicara). Ada dua macam bahasa roh atau lidah. Pertama, bahasa roh yang pengertiannya dipahami si pendengar dalam konteksnya, misalnya sebagai bahasa asing (xenoglossia). Hal itu terjadi pada peristiwa Pentakosta (Kis. 2:1-11). Hal itu yang menjadikan orang-orang PArtia, Media, Elam, Mesopotamia, Yudea, Kapadokia, dan lainnya bisa memahami ucapan para murid. Itulah berkat khusus bagi para murid yang kepenuhan Roh Kudus. Kedua, bahasa lidah adalah ucapan yang tampaknya tidak dikenal, misalnya pada penyembahan religius (glossolalia religius). Bahasa Roh adalah salah satu karunia sesuai kesaksian 1 Korintus 14:1-19
Sebenarnya, Rasul Paulus mengkritik jemaat Korintus dalam hal itu: " aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh" (1Kor. 14:19).

Dua hal di atas adalah karunia yang diberikan Tuhan kepada umat-Nya. Namun, ada bahasa yang bisa diucapkan semua umat, yaitu bahasa Roh Kudus yang penuh pujian kepada Tuhan, seperti ungkapan "Yesus adalah Tuhan". Bahasa roh adalah ucapan penuh kasih yang mendatangkan sukacita bagi sesama.

 


Doa:

Tuhan, mampukan kami untuk mengucapkan hal-hal yang penuh kasih dan mendatangkan sukacita bagi sesama kami. Amin

 

Mzm. 29; Ayb. 39:1-15; 1Kor. 12:1-3

Latest ARTICLE