02 July 2018 / Renungan Harian

Bekerja Bersama-sama


media
Bekerja Bersama-sama
2 Korintus 8:16-24
 
Titus adalah temanku yang bekerja bersama-sama dengan aku untuk kamu …. (2Kor. 8:23)
Dalam sebuah komunitas, mesti ada kerja sama. Bila tidak ada, sulit diharapkan hasil yang baik. Tidak mungkin keluarga bahagia tercipta bila suami dan istri, orangtua dan anak tidak bekerja sama. Tidak mungkin sebuah tim sepak bola memenangkan kejuaraan bila pemainnya bermain sendiri-sendiri. Di kantor, di gereja, di banyak tempat, kerja sama adalah sebuah keharusan.
Salah satu keputusan Konsili Rasuli sekitar tahun 49 adalah: agar para rasul memberi bantuan dan menolong orang miskin, khususnya orang percaya di Yerusalem. Dalam melaksanakan kesepakatan itu, Paulus mengajak jemaat-jemaat di Korintus, Roma, dan jemaat di Asia Kecil agar memberi bantuan berupa materi. Karena itu, ia harus mengunjungi jemaat-jemaat yang tersebar dengan jarak yang berjauhan. Jarak yang jauh antara satu dengan yang lain menyadarkan Paulus bahwa ia tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, ia mengajak orang lain yang tepercaya dalam kesetiaan dan kejujuran. Salah satu orang yang dipercaya Paulus adalah Titus. Banyak tantangan yang dihadapi Paulus, Titus, dan yang lain dalam pelayanan kasih ini. Tetapi kerja sama yang mereka lakukan telah membawa hasil yang optimal.
Percayalah, kita tidak dapat mengerjakan semua hanya seorang diri. Karena itu, kita memerlukan orang lain untuk bekerja bersama dengan kita. Dengan bekerja bersama akan ada hasil yang optimal kita dapatkan.

REFLEKSI:
Bekerja bersama dan bekerja sendiri-sendiri pasti menghasilkan hal yang berbeda.
 
Mzm. 88; Im. 21:1-15; 2Kor. 8:16-24

Latest ARTICLE