05 April 2018 / Renungan Harian

Berani Berketetapan Hati


media

Berani Berketetapan Hati
Daniel 1:1-21

Daniel berketetapan hati untuk tidak menajiskan dirinya …. Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu …. (Dan. 1:8-9)

Ketika kita ditantang untuk melakukan firman Tuhan, kadang kita berkata: “Saya tahu seharusnya seperti itu, tetapi saya tidak berani janji bahwa saya akan melakukannya.” Mengapa? Karena kita takut melakukan sesuatu yang berbeda dengan apa yang dilakukan oleh orang di sekitar kita. Kita lebih suka mencari aman dengan hidup sama seperti mereka.

Namun, Daniel tidak bersikap seperti itu. Sekalipun Daniel dan kawan-kawannya adalah tawanan di kerajaan Babel, mereka berketetapan hati untuk hidup menurut kebenaran firman Tuhan. Ketika tawanan lain tunduk kepada titah raja Babel dengan makan dan minum dari hidangan santapan raja, Daniel dan kawan-kawannya tidak tunduk. Mereka menolak untuk tunduk kepada titah raja yang bertentangan dengan iman mereka. Dengan berani, mereka mengungkapkan iman mereka. Tidak hanya itu, mereka meminta kepala pegawai kerajaan untuk melihat bagaimana Allah yang mereka percaya sanggup memelihara mereka.

Ketika Daniel dan kawan-kawannya berketetapan hati untuk tunduk hanya kepada Tuhan, Tuhan mencurahkan berkat-Nya atas mereka. Tuhan tidak hanya memelihara keselamatan hidup mereka dengan mengaruniakan kasih dan sayang dari kepala pegawai istana, tetapi Ia juga membuat keadaan mereka menjadi lebih baik daripada orang lainnya. Jika kita berani berketetapan hati, Tuhan pasti berkenan memperlengkapi kita.



DOA:
Tuhan, berilah kami keberanian untuk melakukan kebenaran-Mu dalam hidup kami. Amin.

Mzm. 133; Dan. 1:1-21; Kis. 2:42-47

Latest ARTICLE