13 June 2017 / Renungan Harian

Berhiaskan Kekudusan


media

Berhiaskan Kekudusan

Mazmur 29

Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan! (Mzm. 29:2)

Selain kebutuhan jasmani, manusia juga memiliki kebutuhan psikologis. Salah satu dari kebutuhan itu adalah kebutuhan untuk menonjolkan diri. Manusia menciptakan kesan supaya dilihat dan didengar. Manusia berusaha membuat orang lain kagum, terpesona, terhibur, terkejut, dan ingin tahu. Ada yang menggunakan tutur kata. Ada yang melalui tampilan fisik yang memikat dengan beragam perhiasan sehingga perhiasan seakan menjadi kebutuhan sehari-hari bagi dirinya. Manusia ingin diakui dan dikagumi dengan apa yang dilihat orang.

Namun, apa yang dilihat manusia beda dengan apa yang dilihat Tuhan. Tuhan melihat hati, bukan tampilan fisik. Sikap hati di hadapan Tuhan jauh lebih indah daripada penampilan fisik. Pemazmur mengatakan, "Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan!". Hiasan manusia yang dipentingkan Tuhan adalah kekudusan. Kekudusan adalah sikap hati yang merendahkan diri ketika sujud kepada Tuhan dan ketika hidup bersama sesama demi kemuliaan-Nya.

Manusia tampil agar diakui keberadaannya oleh sesama manusia. Mari sekarang kita lebih mengarahkan diri pada pengakuan Tuhan. Ia menerima kita bukan karena tampilan fisik yang penuh dengan perhiasan, melainkan karena tampilan hati yang penuh kekudusan dalam hidup baru.

 


Doa:

Tuhan, mampukan kami hidup dalam kekudusan-Mu. Amin

 

Mzm. 29; Ayb. 39:16-28; 1Kor. 12:4-13

Latest ARTICLE