30 May 2018 / Renungan Harian

Berkat Tuhan Di Sepanjang Perjalanan


media

Berkat Tuhan Di Sepanjang Perjalanan
Bilangan 6:22-27

TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.” (Bil. 6:24-26)

Waktu kita masih SD atau SMP, kita pasti senang setiap kali orangtua kita memberi uang saku saat kita berangkat ke sekolah. Uang saku itu membuat kita merasa aman. Kita tahu bahwa pada saat jam istirahat kita bisa membeli makanan atau minuman. Kita tidak akan kelaparan.

Berkat yang harus diucapkan setiap hari kepada bangsa Israel juga mirip seperti uang saku. Berkat itu diperintahkan Tuhan kepada Harun dan anak-anaknya sebagai para imam besar ketika bangsa Israel bersiap-siap meninggalkan Gunung Sinai dan akan memulai perjalanan panjang mengarungi padang gurun menuju ke Tanah Perjanjian.

Dalam bahasa Ibraninya, jumlah kata yang digunakan dalam berkat itu berkembang secara gradual, dari tiga kata (ay. 24) menjadi lima kata (ay. 25) hingga akhirnya menjadi tujuh kata (ay. 26). Berkat dari Tuhan bagai ombak lautan yang datang bergelombang, di mana gelombang yang datang berikutnya lebih besar dari gelombang sebelumnya. Berkat Tuhan kepada kita datang bukan dari banyak, kemudian menyusut menjadi makin sedikit, melainkan justru sebaliknya, dari sedikit lalu bertambah menjadi makin banyak.

Memang Tuhan tidak menjanjikan bahwa umat-Nya tidak akan pernah berjalan di padang gurun, tetapi bahwa berkat-Nya datang bergulung-gulung seperti ombak di sepanjang perjalanan kita, bahkan ketika kita harus melewati padang gurun yang kering, panas, dan ganas.


REFLEKSI:
Tuhan memberkati kita bukan hanya di awal atau di akhir perjalanan saja, melainkan di sepanjang perjalanan.

Mzm. 20; Bil. 6:22-27; Mrk. 4:21-25

Latest ARTICLE