31 August 2018 / Renungan Harian

Bertahan Dalam Pencobaan


media

Bertahan Dalam Pencobaan
Yakobus 1:9-16

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan. (Yak. 1:12)

Hellen Keller, sebuah nama yang bisa jadi sudah tidak asing lagi bagi kita. Kehidupan Hellen Keller memang sangat berat. Lahir di Tuscumbia, Alabama, 27 Juni 1880 sebagai bayi yang cantik dan sehat. Tetapi semua berubah saat demam tinggi menyerangnya. Bayi berusia satu tahun itu menjadi buta dan tuli. Kehidupannya menjadi gelap dan sunyi. Hellen bertumbuh menjadi anak yang suka mengamuk dan tidak bisa diatur, ia marah karena tidak bisa dimengerti. Ia berontak karena keinginannya yang sangat besar untuk dapat berbicara. Hidupnya berubah ketika ia bertemu dengan seorang guru yang sangat sabar, Anne Sullivan, yang membimbingnya sejak usia 7 tahun. Seorang guru yang duduk di sampingnya saat ia kuliah dan menolongnya mewujudkan impiannya. Ia tercatat sebagai sarjana bisu tuli pertama di dunia.

Hellen Keller mampu bertahan dalam pencobaan kehidupannya yang berat dan keluar sebagai pemenang yang menikmati kehidupannya.

Jika terjadi pencobaan di dalam hidup Saudara, jangan menyerah. Tetaplah bertekun di dalam Tuhan dan berusahalah menghitung pemberian yang baik dan setiap berkat yang diberikan Tuhan. Pencobaan yang kita alami tidak akan ada untuk selamanya. Tuhan akan memberikan jalan keluar dari setiap pencobaan yang harus kita tanggung. Dan jangan lupa, ada mahkota kehidupan yang tidak akan layu menanti bagi setiap pemenang.


DOA:
Tuhan, aku percaya selalu ada jalan keluar bagi setiap pencobaan yang aku alami dan aku pasti akan menjadi pemenang bersama-Mu. Amin!

Mzm. 15; Kel. 32:15-35; Yak. 1:9-16

Latest ARTICLE