28 August 2017 / Renungan Harian

Bertekun Berbuat Baik


media

Bertekun Berbuat Baik

Roma 2:1-11

Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya... (Rm. 2:6)

Setiap hari kita berjumpa dengan banyak orang yang berbuat baik kepada sesamanya dengan beragam motivasi. Ada orang berbuat baik karena ingin mengungkapkan syukur kepada Tuhan. Ada orang yang bermotivasi agar kelak ia pun dapat balasan kebaikan dari mereka. Sebaliknya, Ada orang yang takut berbuat jahat kepada sesamanya karena takut jika di kemudian hari ia akan menerima balasan dari perbuatannya itu.

Dalam Mazmur 62:13, kita melihat bahwa pembalasan menurut perbuatan dihubungkan dengan kasih setia Tuhan. Rasul Paulus menggunakan kutipan itu untuk mengingatkan orang Yahudi yang angkuh dan suka menghakimi orang lain berdasarkan pengertiannya sendiri. Mereka seolah-olah memiliki kebenaran mutlak dan bisa menentukan keselamatan orang lain.  Mereka diingatkan untuk bertobat dari cara berpikir seperti itu. Allah memiliki kasih setia kepada semua orang. Karena itu, semua orang diharapkan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan, dan ketidakbinasaan sebagaimana firman-Nya.

Sudahkah kita bertobat dari cara berpikir dan hidup yang angkuh dan suka menghakimi orang lain menurut pengertian kita sendiri? Kasih setia Tuhan mampu mengubah banyak hal. Kemurahan hati dan kesabaran Tuhan kiranya terus menuntun kita untuk tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan, dan ketidakbinasaan yang dari Tuhan.

 


Doa:

Tuhan, mampukan kami untuk dengan tekun melakukan pekerjaan baik yang sesuai dengan kehendak-Mu.  Amin.

 

Mzm. 18:2-4, 21-33; 1Sam. 7:3-13; Rm. 2:1-11

Latest ARTICLE