26 November 2017 / Renungan Harian

Bertindak dengan Hati


media

Bertindak dengan Hati

Matius 25:31-46

"Ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian;
ketika Aku sakit, kamu melawat Aku;
ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku." (Mat. 25:36)

Seseorang berkata kepada Bunda Teresa, "Sekalipun saya diberi satu juta dolar, saya tidak akan menyentuh orang kusta". Apa jawab bunda Teresa? "Saya pun demikian. Jika saya diberi dua juta dolar, saya juga tidak akan melakukannya. Tapi saya melihatnya dari sisi lain. Saya melakukannya dengan senang hati karena cinta saya kepada Tuhan". Tidak semua orang mau bertindak saat orang lain membutuhkan pertolongan.

Penghakiman terakhir mengingatkan tentang pentingnya bertindak. Banyak orang hanya menjadi penonton atas kesulitan sesamanya. Tindakan yang dimaksud adalah tindakan sederhana, yaitu memberi makan orang yang lapar, memberi minum orang yang haus, memberi pakaian, melawat mereka yang ada di penjara, dan memberi tumpangan kepada orang asing. Hal sederhana apa pun rupanya diperhitungkan Tuhan dalam penghakiman-Nya, apalagi jika hal itu dilakukan dengan sepenuh hati. Tuhan Yesus sesungguhnya menekankan pentingnya para murid peduli, terutama kepada mereka yang dianggap hina di mata masyarakat.

Sebelum penghakiman Tuhan terjadi, apa saja yang sudah kita lakukan? Tentunya bukan sekadar melakukan kewajiban ritual Kristen, melainkan peduli seperti Yesus peduli. Kasih Yesuslah modalnya. Kita dipanggil untuk mengasihi sesama dengan hati, bahkan mengasihi mereka yang hina di mata dunia.

 


Refleksi:

Sehati dan sepikiran dengan Yesus berarti bertindak dengan sepenuh hati dalam mengasihi siapa pun yang dikasihi Yesus.

 

Yeh. 34:11-16, 20-24; Mzm. 95:1-7a; Ef. 1:15-23; Mat. 25:31-46

Latest ARTICLE