30 July 2017 / Renungan Harian

Besar Pengaruhnya


media

Besar Pengaruhnya

Matius 13:31-33, 44-52

"Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon..." (Mat. 13:32)

Melatih anak untuk mandiri sejak kecil sangatlah penting. Dalam prosesnya, orangtua mengajak anak untuk melakukan hal-hal kecil. Misalnya, membereskan tempat tidur setelah bangun tidur dan mencuci piring dan sendok yang digunakannya sendiri. Hal-hal yang tampaknya kecil atau sederhana itu bisa berdampak besar bagi kehidupan anak ketika menginjak usia remaja dan dewasa.

Pengaruh Kerajaan Surga juga demikian. Ia seumpama biji sesawi. Mulanya kecil. Tak terasa hadirnya, apalagi pengaruhnya. Namun, setelah ia tumbuh, ia menjadi pohon yang besar, tempat burung-burung bernaung. Pengaruhnya sangat terasa. Burung-burung tidak dapat hidup nyaman tanpanya. Dari biji yang semula kecil, kini menjadi tumbuhan besar yang dapat menaungi kehidupan lain yang ada di sekitarnya.

Itulah yang terjadi saat kita hidup dalam Kerajaan Surga. Ketika baru beriman, mungkin Tuhan dan firman-Nya belum mempengaruhi hidup kita. Namun, makin lama pengaruhnya makin besar. Kristus dan Firman-Nya mempengaruhi pikiran dan hati kita. Mewarnai sikap dan menjadi sumber inspirasi. Hidup dalam Kerajaan Surga tidak pernah statis. Pengaruh Kristus akan makin terasa sehingga hidup kita tidak akan nyaman tanpa kehadiran-Nya.

Hidup dalam anugerah dan firman-Nya membuat kita terus berkembang. Tentu saja pada gilirannya hal itu sharusnya memberi manfaat bagi lingkungan sekitar kita.

 


Refleksi:

Pengaruh baik yang ditanamkan sejak kecil bisa memberi dampak luar biasa ketika tumbuh menjadi dewasa.

 

1 Raj. 3:5-12; Mzm. 119:129-136; Rm. 8:26-39; Mat. 13:31-33, 44-52

Latest ARTICLE