28 July 2017 / Renungan Harian

Bukan Buku Sederhana


media

Bukan Buku Sederhana

Mazmur 119:129-136

Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh. (Mzm. 119:130)

Di kereta api, saya pernah bercakap-cakap dengan seorang Kristen yang sudah lama tidak bergereja. Dengan sedikit basa-basi, akhirnya saya mengetahui bahwa ia seorang dosen dan ia pun mengetahui bahwa saya seorang pendeta. Menurut pendapatnya, Alkitab hanyalah sebuah buku sederhana yang isinya dapat disimpulkan menjadi: "Bersikaplah baik terhadap saudaramu dan jauhilah masalah."

Padahal, orang yang sungguh mau belajar dan memahami kebenaran Alkitab pasti sadar bahwa Alkitab bukanlah buku sederhana. Ia akan tahu bahwa Alkitab adalah tanpa batas, seperti halnya alam semesta. Kita dapat berkali-kali membaca dan menggumuli teks yang sama dan menemukan sesuatu yang baru di sana. Tidak ada seorang pun yang sudah "menguasai" Alkitab sepenuhnya. Alkitab itu seperti laiutan. Kita dapat mengarunginya, memperoleh makanan darinya, hidup di dalamnya, atau menenggelamkan diri di dalamnya. Jika orang bersedia menyediakan waktu untuk mempelajari kebenaran Alkitab dan melakukannya, ia akan terus menerus diubahkan menjadi lebih baik.

Bagi sebagian orang, Alkitab bisa saja hanya dianggap buku cerita sejarah. Namun, tidak demikian halnya bagi mereka yang menyediakan diri sepenuhnya untuk diubahkan melalui kuasa Roh. Firman Tuhan mampu mengubah hati setiap orang.

 


Refleksi:

Orang yang akan mengalami perubahan dalam hidupnya hanyalah mereka yang bersedia belajar dengan sungguh akan kebenaran Firman Tuhan.

 

Mzm. 119:129-136; 1Raj. 1:38-48; Kis. 7:44-53

Latest ARTICLE