17 April 2018 / Renungan Harian

Bukan Persembahan


media

Bukan Persembahan
Hosea 5:15-6:6

Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban persembahan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih daripada korban-korban bakaran. (Hos. 6:6)

Peraturan mengenai kurban persembahan dan kurban bakaran diatur secara terperinci. Tujuannya supaya umat tahu apa yang harus dilakukan jika mereka ingin datang menghadap Tuhan dan membawa persembahan kepada-Nya. Di Kitab Imamat, semua peraturan mengenai korban persembahan ini dipaparkan dengan jelas.

Tuhan meminta Musa menyampaikan peraturan tersebut kepada umat-Nya. Itu bukan karena Tuhan suka pada apa yang mereka bawa dan persembahkan. Apalagi, Tuhan yang empunya semuanya dan Ia tidak membutuhkan apa pun. Hati yang bersukacita ketika datang menghadap Tuhan, jiwa yang hancur karena menyadari dosa dan kesalahan, roh yang bersedia tunduk pada kehendak Tuhan, itulah yang dilihat dan diperhatikan Tuhan.

Salah besar jika mereka menyangka bahwa kurban persembahan yang mereka bawa itu yang menyenangkan hati Tuhan. Berapa pun banyak kurban persembahan yang mereka bawa, jika tanpa kesungguhan hati, maka semua itu sia-sia. Tanpa pertobatan, kasih setia, dan pengenalan akan Tuhan maka segala kebaikan dan kesalehan yang mereka lakukan hanyalah seperti kain kotor.

Jika kita masih terus hidup dalam dosa, jangan merasa bangga karena kita dapat memberi banyak persembahan. Bukan pemberian kita yang diperhatikan Tuhan, melainkan kesungguhan hati kita untuk mengasihi Dia.



DOA:
Tuhan, beri kami kekuatan untuk mengasihi-Mu dengan segenap keberadaan kami; karena itulah yang berkenan kepada-Mu. Amin.

Mzm. 150; Hos. 5:15—6:6; 2Yoh. 1:1-6

Latest ARTICLE