01 July 2018 / Renungan Harian

Corak Spiritualitas Yang Beragam


media
Corak Spiritualitas Yang Beragam
Markus 5:21-43
 
Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya. (Mrk. 5:24)
Gary Thomas dalam bukunya Sacred Pathways menulis tentang sembilan corak spiritualitas yang berbeda dalam setiap orang untuk menghayati imannya kepada Tuhan. Kesembilan corak spiritualitas itu adalah: naturalis, indrawi, tradisionalis, askese, aktivis, pemerhati, antusias, kontemplatif, dan intelektual. Di akhir bukunya, Gary Thomas mengajak pembaca untuk memperhatikan dan mengembangkan spiritualitas kita masing-masing untuk menghayati relasi dengan Tuhan.
Ketika orang banyak berbondong-bondong mengikut Yesus, pasti mereka mengikut dengan berbagai motivasi dan cara yang berbeda. Menarik memperhatikan dua orang percaya yang berharap kepada Yesus. Kedua orang ini mengungkapkan imannya dengan cara berbeda. Yairus, yang anaknya sakit keras, berseru kepada Yesus, “… datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup” (ay. 23). Sedangkan, perempuan yang sakit selama dua belas tahun, dalam hati, berkata, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Kedua orang ini sangat percaya kepada Yesus. Dengan cara berbeda, mereka mengungkapkan iman kepada-Nya.
Mungkin kita datang kepada Tuhan dengan cara berbeda karena corak spiritualitas kita tidak sama. Ada yang tradisionalis seperti di GKI, ada sikap antusias seperti karismatik dan sebagainya. Namun, seperti apa pun corak spiritualitas kita, kiranya membuat iman kita semakin bertumbuh di dalam dan kepada Kristus.

REFLEKSI:
Belajarlah menerima perbedaan karena memang kita tidak sama.
 
Rat. 3:22-33; Mzm. 30; 2Kor. 8:7-15; Mrk. 5:21-43

Latest ARTICLE