23 April 2017 / Renungan Harian

Damai Hadir, Takut Hilang


media

Damai Hadir, Takut Hilang

Yohanes 20:19-31

"Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." (Yoh. 20:21)

Suasana tenang, aman, dan damai merupakan dambaan semua orang. Sayangnya, akhir-akhir ini kita melihat beragam peristiwa yang jauh dari dambaan kita itu. Konflik, peperangan, dan penderitaan terjadi di mana-mana. Kedamaian lenyap dalam hidup kita.

Para murid mengalami situasi yang mengguncangkan setelah kematian Yesus. Meski berita kebangkitan telah mereka dengar, berita itu tampaknya tidak meyakinkan mereka. Mereka mengunci diri karena takut. Pada saat itulah Yesus hadir dan menyapa, "Damai sejahtera bagi kamu!" Sapaan itu menyejukkan sekaligus memecahkan keragu-raguan mereka terhadap berita kebangkitan Yesus. Yesus telah menampakkan diri dan menguatkan mereka. Hingga tiga kali Yesus berkata demikian kepada para murid. Kali ketiga, Tomas yang penuh keraguan ada di antara para murid. Ia lantas menyatakan imannya setelah melihat tanda-tanda yang diperlihatkan Yesus. Tindakan Yesus itu menguatkan para murid pada waktu itu dan kita pada saat ini. Kita yang tidak pernah melihat Yesus juga diajak untuk percaya kepada-Nya. Untuk kita jugalah, Ia berkata, "Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya."

Salah satu wujud kehadiran Allah dalam hidup ialah adanya kedamaian. Kedamaian mengubah ketakutan menjadi keberanian. Keragu-raguan pun diubah menjadi keyakinan untuk bersaksi tentang Kristus.

 


Doa:

Tuhan, buatlah kami makin yakin akan kasih dan penyertaan-Mu dalam hidup kami. Amin.

 

Kis. 2:14a, 22-32; Mzm. 16; 1Ptr. 1:3-9; Yoh. 20:19-31

Latest ARTICLE