24 May 2017 / Renungan Harian

Dukacita Berganti Sukacita


media

Dukacita Berganti Sukacita

Yohanes 16:16-24

"Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya..." (Yoh. 16:21)

Dalam nas di atas, Tuhan Yesus menggambarkan hal yang akan terjadi pada diri murid-murid-Nya ketika Ia ditangkap, mati disalibkan, dan bangkit pada hari yang ketiga. Pada saat itu para murid akan berdukacita, tetapi dukacita itu akan berganti dengan sukacita karena Yesus akan bangkit dan berjumpa dengan mereka kembali. Kebangkitan dan perjumpaan Yesus dengan murid-murid-Nya sebelum Ia naik ke Surga akan makin menguatkan sukacita mereka meskipun mereka harus berpisah selamanya secara jasmaniah. Sukacita itu makin bertambah-tambah karena kenaikan Tuhan Yesus ke Surga itu dalam rangka menyediakan tempat bagi orang percaya. Di sanalah, para murid dan kita semua akan berjumpa kembali dengan Yesus dalam kehidupan kekal.

Apa yang dialami oleh para murid itu kadang harus kita alami juga dalam hidup kita, yaitu berhadapan dengan keadaan yang tidak mudah. Namun, saat ini kita diingatkan bahwa dukacita itu akan berganti dengan sukacita. Karena itu, kita mesti bertahan karena Tuhan yang kita percaya adalah Tuhan yang hidup. Seperti halnya Tuhan mempersiapkan para murid untuk menghadapi saat-saat sulit itu, Ia juga mempersiapkan kita meskipun kadang kita tidak menyadarinya. Ia bahkan berjanji, "Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu." (ay. 24).

 


Refleksi:

Bersukacitalah karena Tuhan mempersiapkan kita untuk menghadapi situasi sulit, bahkan Ia akan memberikan apa yang kita perlu.

 

Mzm. 93; Ul. 31:1-13;Yoh. 16:16-24

Latest ARTICLE