26 September 2017 / Renungan Harian

Duri dalam Daging


media

Duri dalam Daging

Roma 16:17-20

Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! (Rm. 16:17)

Motivasi pelayanan kita belum tentu benar. Ada orang yang rajin dalam pelayanan, tetapi pada akhirnya ketahuan bahwa motivasinya adalah mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Kelihatan bagus dari luar, tetapi busuk di dalam. Buah pelayanannya mungkin awalnya kelihatan lebat, tetapi pada akhirnya kosong. Bahkan tidak jarang, buah yang dihasilkan hanyalah perpecahan karena kepentingan yang dilayani bukanlah kepentingan Tuhan, tetapi kepentingan diri sendiri.

Tampaknya kondisi seperti itu bukan saja terjadi sekarang di zaman ini, tetapi juga telah terjadi di tengah kehidupan jemaat mula-mula seperti yang tampak di kota Roma. Paulus memperingatkan jemaat di Roma akan adanya bahaya laten di tengah jemaat, yaitu bahaya yang dapat terjadi dari pelayanan yang dilakukan oleh orang yang mementingkan diri sendiri. Mereka manis mulut, tetapi busuk dalam hati. Terlihat merendah, tetapi sesungguhnya meninggikan diri dalam kesombongan. Terlihat sungguh-sungguh, tetapi sesungguhnya tidak tulus. Jemaat dinasihati supaya menjadi bijaksana untuk dapat membedakan hal-hal itu.

Demikianlah halnya dalam persekutuan umat Tuhan di masa modern ini. Jemaat perlu waspada dan menjadi bijak untuk dapat membedakan pelayanan yang dilakukan dalam ketulusan dan pelayanan yang berisi kebusukan agenda pribadi yang mencari keuntungan bagi diri sendiri

 


Refleksi:

Hati-hati dengan mereka yang sepertinya melayani, tetapi sesungguhnya hanya untuk kepentingan sendiri.

 

Mzm. 106:1-12; Kej. 28:10-17; Rm. 16:17-20

Latest ARTICLE