06 July 2018 / Renungan Harian

Gaya Hidup Umatnya


media
Gaya Hidup Umatnya
Yeremia 7:16-26
 
Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku ….” (Yer. 7:23)
Ada dua model cara orang mendengar. Model pertama mendengar ala seorang prajurit. Seorang prajurit bila mendengar perintah komandan akan mendengarkan dengan baik perintah itu dan setelah mendengar ia akan berkata, “Siap komandan!” Ia pun kemudian melakukan apa yang diperintahkan. Model kedua ala pengacara. Seorang pengacara akan mendengar dengan sangat teliti setiap perkataan pengacara lain tetapi untuk kemudian menyerang balik bahkan membantah apa yang dikatakan oleh pengacara pihak lain itu.
Tuhan berfirman kepada umat-Nya Israel, katanya, “dengarkanlah suara-ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku ….” Kata “dengar” di sini terjemahan dari kata syema. Arti kata syema berarti tindakan terus-menerus mendengar dan kemudian melakukan apa yang didengarkan. Dengan demikian, umat-Nya harus terus-menerus mendengarkan firman Tuhan. Firman Tuhan yang didengar itu dilakukan dalam hidup. Begitulah cara hidup yang menyebut diri sebagai umat Tuhan.
Saya percaya, bahwa setiap saat Tuhan mengajak kita untuk selalu mendengar firman-Nya. Firman Tuhan yang kita dengar akan semakin membentuk kita sebagai umat-Nya. Namun, bila firman Tuhan yang kita dengar hanya sebatas didengar saja, itu bukan yang Tuhan kehendaki. Sebab yang Tuhan inginkan dari setiap umat-Nya adalah: terus-menerus mendengar firman-Nya dan melakukan kehendak-Nya dalam hidup kita.

REFLEKSI:
Sediakan waktu untuk mendengar firman Tuhan dan bertekad untuk melakukan kehendak-Nya.
 
Mzm. 123; Yer. 7:16-26; 2Kor. 10:7-11

Latest ARTICLE