06 September 2017 / Renungan Harian

Hambatan untuk Datang Kepada TUHAN


media

Hambatan untuk Datang Kepada TUHAN

Matius 12:22-32

"Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan." (Mat. 12:30)

 

Banyak orang tercengang menyaksikan peristiwa penyembuhan yang dilakukan Tuhan Yesus. Mereka Takjub akan kuasa Tuhan Yesus yang telah menyembuhkan orang yang buta dan bisu sekaligus mengembalikan kemanusiaannya di hadapan banyak orang. Orang itu bukan saja sembuh dari sakitnya dan lepas dari belenggu setan, melainkan juga dipulihkan harga dirinya di hadapan orang banyak.

Peristiwa itu juga disaksikan dan diketahui oleh orang Farisi yang sudah sejak awal tidak menyukai Tuhan Yesus. Mereka bahkan melontarkan isu bahwa kuasa yang dipergunakan oleh Tuhan Yesus adalah kuasa dari Beelzebul, kepala roh-roh jahat. Mereka berkata begitu karena mereka benci dan iri hati terhadap Tuhan Yesus. Hati mereka tidak terbuka untuk menerima kenyataan bahwa kuasa Tuhan Yesus adalah kuasa Allah sendiri yang tentu saja melebihi kuasa mana pun di kolong langit ini.

Hambatan seseorang untuk mengalami kuasa mujizat Tuhan Yesus dan mengalami sendiri pengalaman iman bersama dengan Yesus bukanlah karena kuasa Tuhan Yesus itu kurang. Hambatan yang ada adalah karena manusia tidak mau membuka hati untuk mengakui kuasa Tuhan itu dan terlalu berpegang pada kekuatan rasionya sendiri yang dianggapnya mumpuni. Kita perlu membuka hati terhadap kuasa Tuhan untuk mengubah hidup kita.

 


Refleksi:

Hambatan manusia untuk datang kepada Tuhan adalah ketiadaan hati yang terbuka terhadap-Nya.

 

Mzm. 17; Yer. 17:5-18; Mat. 12:22-32

Latest ARTICLE