26 October 2017 / Renungan Harian

Integritas


media

Integritas

Titus 1:5-16

Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. (Tit. 1:16)

Belakangan ini kata "integritas" makin populer. Arti kata "integritas" adalah satu, utuh, atau jujur. Orang yang berintegritas adalah orang yang utuh, jujur, dan satu antara pikiran, ucapan, dan tindakannya.

Jika kita mengatakan "I love You" kepada seseorang tetapi di belakangnya kita berbuat curang, berarti ucapan dan tindakan kita tidak satu. Hal itu sering terjadi dalam pelayanan gereja. Di awal masa pelayanan, banyak pengurus atau penatua yang bersemangat menyatakan janji setia untuk melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh. Namun, di akhir masa pelayanan hanya tersisa sedikit yang sanggup bertahan sampai akhir. Memang, tidak mudah untuk hidup dengan berintegritas, sejalan antara apa yang dipikirkan, diucapkan, dan dilakukan.

Kehidupan umat Kristen sering menjadi batu sandungan karena mereka kurang berintegritas. Di satu sisi, orang dengan lantang mengatakan bahwa mereka mengenal Kristus, pengikut Tuhan, dan hal-hal baik lainnya. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, cara mereka memperlakukan keluarga seringkali bisa berbeda 180 derajat dengan apa yang dikatakan. Di dunia pekerjaan, dalam menjalankan bisnisnya, cara memperlakukan karyawan dan rekan kerja juga demikian. Jika kita mengatakan bahwa kita pengikut Kristus, maka hendaklah hidup kita berpadanan dengan pengakuan kita itu.

 


Doa:

Tuhan, kami ingin menjadi pengikut Kristus yang berintegritas, yang perbuatannya sesuai dengan perkataannya. Amin.

 

Mzm. 1; Bil. 5:5-10; Tit. 1:5-16

Latest ARTICLE