23 January 2018 / Renungan Harian

Jika TUHAN Beserta Kita


media

Jika TUHAN Beserta Kita

Kisah Para Rasul 5:26-42

"...tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini..." (Kis. 5:39)

Memenuhi panggilan Tuhan tidak mudah. Lihatlah murid-murid Tuhan kini berada di hadapan Mahkamah Agama. Mereka diinterogasi dan diancam karena menyebarkan nama Yesus. Rupanya panggilan itu telah mengakar dalam diri mereka. Mereka tidak gentar. Petrus mewakili murid yang lain dengan tegas mengatakan, "Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia" (Kis. 5:29). Jawaban ini makin menambah kemarahan Mahkamah Agama. Mereka sepakat untuk membunuh para rasul itu.

Pada saat kritis itu tampillah Gamaliel, seorang Farisi, ahli Taurat yang sangat dihormati. Ia berkata, "Hai orang-orang Israel, pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini! ...jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini..." (ay. 35, 38-39).

Tantangan dan ancaman apa pun tidak pernah bisa melenyapkan pekerjaan Tuhan dalam diri orang-orang yang terpanggil melayani-Nya. Sebaliknya, motivasi yang keliru, misalnya, mengatasnamakan pelayanan padahal untuk kepentingan diri sendiri, akan menuai kebinasaan. Gamaliel mencontohkan Teudas dan Yudas orang Galilea yang mempunyai motivasi keliru. Jadi, selama motivasi kita tulus, jangan pernah takut terhadap ancaman dan bahaya karena Tuhan beserta kita!

 


Refleksi:

Niat yang tulus tidak pernah akan dapat dihentikan oleh ancaman dan aniaya.

 


Mzm. 46; Kej. 45:25 - 46:7; Kis. 5:33-42

Latest ARTICLE