08 September 2017 / Renungan Harian

Kabar Baik yang Diberitakan


media

Kabar Baik yang Diberitakan

Roma 10:15b-21

"Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!" (Rm. 10:15)

Dunia ini sudah penuh dengan kabar buruk dan membuat hidup kita menjadi tidak nyaman. Kabar bencana alam, kecelakaan, kejahatan, bahkan kabar gonjang-ganjing politik yang meresahkan. Seharusnya hal itu membuat kita berpikir dan mengambil keputusan, "Buat apa lagi saya membawa kabar buruk lainnya yang membuat keadaan tidak bertambah baik, tetapi malah memperburuknya?"

Gereja sudah dipanggil keluar dari kegelapan untuk diutus kembali ke dalam dunia ini dengan membawa kabar baik tentang Kerajaan Allah dan tanda-tanda kehadirannya. Kabar baik itu adalah kabar tentang kasih, kebenaran, keadilan, dan damai sejahtera bagi semua orang apa pun latar belakangnya. Itulah kabar baik bagi dunia yang sedang meradang dengan berbagai kesulitan, pergumulan, penderitaan, dan kejahatan. Kabar baik itu akan mendatangkan pengharapan dan kekuatan untuk melanjutkan kehidupan dengan lebih baik, lebih tenteram, dan lebih nyaman.

Panggilan untuk membawa kabar baik tentang kasih Allah dalam Kristus adalah panggilan perutusan bagi umat Tuhan di muka bumi ini. Panggilan itu juga berarti panggilan untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah secara nyata, bukan hanya kesaksian dalam perkataan, melainkan juga melakukan karya nyata pelayanan yang membebaskan dan memanusiakan manusia.

 


Refleksi:

Lebih baik membawa kabar baik ketimbang kabar buruk ke dalam kehidupan yang sudah penuh dengan kabar buruk.

 

Mzm. 119:33-40; Yeh. 24:15-27; Rm. 10:15b-21

Latest ARTICLE