29 March 2017 / Renungan Harian

Kasih-NYA untuk Semua


media

Kasih-NYA untuk Semua

Matius 9:27-34

"Kasihanilah kami, hai Anak Daud." (Mat.9:27)

"Kasihanilah kami, hai Anak Daud!" Teriakan itulah yang menyapa Yesus di dalam perjalanan-Nya. Kelihatannya kedua orang buta itu mengenal Yesus. Sebutan "Anak Daud" bukanlah sebutan biasa. Sebutan itu hendak mengungkapkan bahwa Yesus adalah Mesias. Sebutan itu mengandaikan bahwa Dia bukan sembarang guru. Sebutan itu tak begitu disukai pemerintah Romawi karena bisa memicu pemberontakan.

Kedua orang buta itu terus berteriak. Mereka ingin Yesus, Anak Daud itu, mengasihani diri mereka. Keyakinan itulah yang membuat mereka terus berteriak.Mereka tetap berteriak karena mereka tahu Yesus adalah Anak Daud dan mereka percaya karena gelar itulah Yesus akan mengasihani mereka. Mereka memiliki harapan. Mereka percaya Yesus akan memenuhinya. Harapan mereka terkabul. Mereka pun melek matanya.

Jika pada peristiwa pertama ada teriakan, maka pada peristiwa kedua, tidak ada suara sama sekali. Orang bisu itu mustahil mengatakan keinginannya. Meski demikian, seperti pada peristiwa pertama, Yesus menyembuhkannya. Kasih Yesus ternyata sama, baik kepada orang yang bisa mengatakan keinginannya. Yesus menyembuhkan baik orang buta maupun orang bisu karena Dia mengasihi mereka. Kasih-Nya tidak ditentukan oleh situasi dan kondisi si sakit. Kasih-Nya sama untuk setiap orang.

 


Refleksi:

Kasih Yesus tidak ditentukan oleh situasi dan kondisi si sakit.

 

Mzm.146; Yes.60:17-22; Mat.9:27-34

Latest ARTICLE