05 December 2017 / Renungan Harian

Kebaikan Pasti Mengalahkan Kejahatan


media

Kebaikan Pasti Mengalahkan Kejahatan

Wahyu 18:1-10

"Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci..." (Why. 18:2)

Kitab Wahyu banyak menggambarkan peperangan antara yang baik dan yang jahat, antara kuasa Allah dan kuasa iblis. Pada akhirnya Allah akan menang. Yang baik akan mengalahkan yang jahat. Pesan Kitab Wahyu meneguhkan dan menguatkan orang percaya yang sedang mengalami penindasan karena mereka akan menang bersama dengan Allah.

Gambaran kejatuhan Babel dalam Kitab Wahyu menegaskan hal itu. "Babel" di sini merujuk pada kekaisaran Romawi. Penulis Kitab Wahyu menggunakan gambaran dari masa lalu Umat Allah yang memiliki pengalaman pahit dengan Babel. Babel adalah kerajaan yang menguasai bangsa Israel pada masa itu. Mereka menindas dan membuang umat Allah ke Babel. Namun, pada akhirnya, Babel dikalahkan oleh Allah dengan memakai tangan Kerajaan Persia. Umat Allah dibebaskan dari pembuangan. Pengalaman itulah yang menjadi latar belakang gambaran di Kitab Wahyu. Artinya, kekaisaran Romawi akan mengalami nasib yang sama dengan Babel di masa lalu. Mereka juga akan dikalahkan oleh Allah sendiri. Apalagi, mereka menjadi perwakilan dari kekuatan jahat yang tidak bermoral. "Ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci" (ay. 2).

Berdiri di pihak manakah kita? JIka kita berdiri di pihak Tuhan, maka kebaikanlah yang harus kita kerjakan dalam hidup kita.

 


Doa:

Tuhan, kami ingin berdiri di pihak Tuhan dengan setia melakukan hal yang baik. Amin.

 

Mzm. 79; Mi. 4:6-13; Why. 18:1-10

Latest ARTICLE