19 December 2017 / Renungan Harian

Kekuatan Ganda


media

Kekuatan Ganda

2 Raja-raja 2:9-22

Jawab Elisa: "Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu." (2Raj. 2:9)

Seorang ibu bercerita bahwa anaknya yang bungsu harus membawa bekal ke sekolah lebih banyak dibandingkan anaknya yang sulung. Itu bukan karena ia lebih sayang kepada si adik daripada si kakak, tetapi karena kebutuhan si adik memang lebih besar. Jika si adik diberikan bekal lebih sedikit atau sama dengan kakaknya, si adik akan tetap merasa lapar.

Elisa pun membutuhkan kekuatan supaya dapat melanjutkan pelayanan Elia. Karena itu, ia memohon, "Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian (double portion) dari rohmu." Hal itu lebih dari sekadar sebuah legitimasi yang diharapkan Elisa untuk melanjutkan pelayanan Elia, melainkan agar Elisa dimampukan untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan besar sama seperti yang dilakukan Elia. Itulah sebabnya Elisa pun berseru, "Di manakah TUHAN, Allah Elia?" (ay. 14). Artinya, Elisa pun sama dengan Elia yang selalu mengandalkan Tuhan dalam karyanya. Sama seperti Elia, kekuatan Elisa pun berasal dari Tuhan.

Kita percaya bahwa Tuhan terus memperlengkapi kita sama seperti Ia memperlengkapi Elia dan Elisa. Kita meneladani kerendahan hati Elia dan Elisa yang sadar bahwa mereka tidak berdaya tanpa Allah. Kita pun harus senantiasa bergantung kepada Allah. Bahkan, mintalah kepada Tuhan "kekuatan ganda" saat kita merasa kecil dan tidak mampu mengerjakan tugas panggilan kita yang banyak tantangannya.

 


Doa:

Tuhan, tambahkanlah kekuatan kami, kami yang memasrahkan diri kepada-Mu. Amin.

 

Mzm. 125; 2Raj. 2:9-22; Kis. 3:17 - 4:4

Latest ARTICLE