23 May 2018 / Renungan Harian

Kesempatan Hidup Kedua


media

Kesempatan Hidup Kedua
Yehezkiel 37:1-14

Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi napas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.” (Yeh. 37:5)

Mary Jane adalah terpidana asal Filipina yang dijatuhi hukuman mati di Indonesia atas tuduhan penyelundupan narkoba. Pada detik-detik terakhir menjelang eksekusi, hukuman mati atas dirinya ditunda karena ia kemungkinan hanyalah seorang korban perdagangan manusia yang diperdaya oleh jaringan penyelundupan narkoba internasional. Tak terbayangkan bagaimana bahagianya Mary Jane pada waktu itu.

Seperti itu pulalah perasaan bangsa Israel dalam kisah hari ini. Bangsa Israel yang sudah terpuruk begitu dalam hingga digambarkan seperti tulang-tulang kering, kini diberi kesempatan hidup kedua oleh Allah. Mereka dihidupkan kembali. Allah “memberi napas hidup” ke dalam diri mereka, mirip seperti ketika Allah mengembuskan napas hidup pada manusia pertama yang diciptakan-Nya (Kej. 2:7).

Tidak banyak orang di dunia ini yang memiliki pengalaman nyata mendapat kesempatan hidup kedua sebagaimana dialami oleh Mary Jane. Namun, kita semua pada hakikatnya diberi kesempatan tersebut oleh Allah. Ketika Allah mengampuni dosa kita dan menyelamatkan diri kita, maka Allah pada hakikatnya telah memberikan kepada kita kesempatan hidup kedua. Mary Jane kini tampil lebih ceria. Ia benar-benar menunjukkan bahwa ia mengalami perubahan hidup yang luar biasa setelah mendapat kesempatan kedua. Perubahan hidup seperti itu jugalah yang seharusnya terjadi pada diri kita.



REFLEKSI:
Allah telah memberi kita kesempatan hidup kedua. Oleh karena itu, tidak sepantasnya jika kita menyia-nyiakannya.

Mzm. 104:24-34, 35b; Yeh. 37:1-14; Yoh. 20:19-23

Latest ARTICLE