31 December 2017 / Renungan Harian

Kesetiaan


media

Kesetiaan

Lukas 2:22-40

"... mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa..." (Luk. 2:30-31)

Hachiko adalah anjing yang setia mengantar tuannya bekerja sampai ke stasiun kereta. Bahkan, kemudian Hachiko menjemput tuannya kembali di stasiun yang sama. Hal itu dilakukannya setiap hari kerja. Namun, suatu hari tuannya tidak pulang karena meninggal tiba-tiba. Hachiko terus menunggunya di stasiun. Bertahun-tahun ia menunggu setiap hari sampai akhirnya ia pun mati karena sakit.

Simeon juga setia menanti-nantikan datangnya Mesias. Akhirnya ia bisa berkata denga lega, "Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel." (ay. 29-32). Simeon setia menantikan penggenapan firman Tuhan. Oleh karena itu, ketika Roh Kudus menuntunnya menjumpai seorang bayi mungil di Bait Allah, ia tidak mengeraskan hatinya. Begitu Simeon melihat bayi Yesus, tahulah ia bahwa bayi itu adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Ia segera menatang bayi Yesus dan menatapnya dengan mata berbinar-biar.

Kita juga adalah orang-orang yang hidup dalam penantian. Kita menantikan kedatangan Tuhan Yesus kembali. Oleh karena itu, kita tahu apa yang terpenting untuk dilakukan, yaitu tetap setia sampai Dia datang kembali.

 


Doa:

Bapa, kami ingin setia sebab kelak kami ingin menatap Engkau dengan mata berbinar-binar. Amin.

 

Yes. 61:10 62:3; Mzm. 148; Gal. 4:4-7; Luk. 2:22-40

Latest ARTICLE