06 April 2018 / Renungan Harian

Kuasa Allah Dalam Doa Kita


media

Kuasa Allah Dalam Doa Kita
Kisah Para Rasul 4:23-31

Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani. (Kis. 4:31)

Selama segala sesuatu masih dalam kendali kita, kadang kita merasa tidak perlu berdoa dan meminta campur tangan Tuhan. Ketika keadaan tidak lagi dapat dikendalikan, barulah kita berdoa. Dengan berbuat demikian, kita tidak memandang doa sebagai ungkapan iman yang menyatakan ketergantungan kita kepada Tuhan, melainkan sebagai ungkapan dari keputusasaan kita.

Dalam jemaat mula-mula, doa menjadi tindakan yang selalu mereka lakukan ketika mereka berkumpul. Mereka selalu berdoa dengan tekun baik ketika keadaan baik dan orang-orang menyukai mereka maupun ketika keadaan buruk dan mereka mendapat tekanan dari banyak pihak. Ketika kesusahan datang, hal pertama yang mereka lakukan bukanlah memikirkan bagaimana mereka akan bertindak mengatasinya, melainkan segera membawa pergumulan mereka dalam doa.

Mereka meminta Tuhan sendiri yang bertindak menyatakan kuasa-Nya dan memberi kepada mereka keberanian untuk tetap melakukan kehendak-Nya. Ketika mereka mengandalkan Tuhan dalam doa mereka, Tuhan pun berkenan menyatakan kuasa-Nya di tengah-tengah mereka. Tuhan meneguhkan dan mengaruniakan keberanian kepada mereka.

Belajar dari cara hidup jemaat mula-mula, marilah kita menyerahkan setiap perkara kepada Tuhan. Biarlah kuasa Tuhan yang bekerja dalam seluruh kehidupan kita.



DOA:
Tuhan tolonglah kami untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam hidup kami, biarlah kuasa-Mu bekerja di dalam doa-doa kami. Amin.

Mzm. 133; Dan. 2:1-23; Kis. 4:23-31

Latest ARTICLE