05 September 2017 / Renungan Harian

Kuat Dalam Perlindungan TUHAN


media

Kuat Dalam Perlindungan TUHAN

Wahyu 3:7-13

"Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku." (Why. 3:8)

Terkadang ada perasaan tidak mampu untuk melakukan suatu pelayanan. Hal itu terjadi karena berbagai alasan. Misalnya, sumber daya manusia yang kurang, kekurangan uang, atau bahkan hambatan dari luar jemaat, misalnya dari masyarakat di sekitar gereja.

Di tengah penganiayaan, jemaat Filadelfia merasakan kelemahan yang tidak sepele. Namun, mereka tetap setia kepada firman Tuhan dan berpengharapan kuat akan kedatangan Tuhan Yesus kembali. Hal itu memberi mereka kekuatan, penghiburan, dan kesanggupan untuk menghadapi semua tantangan sambil tetap melakukan karya pelayanan serta kesaksian. Sehubungan dengan kesetiaan mereka kepada firman Tuhan dan ketekunan mereka menantikan Tuhan, Tuhan memberikan satu janji pengharapan yang menguatkan, yaitu Dia akan memberikan perlindungan-Nya. Janji perlindungan Tuhan itulah yang menjadi kekuatan jemaat di Filadelfia.

Perasaan tidak sanggup dan tidak mampu untuk melakukan karya pelayanan dan kesaksian kadang begitu mengusik kita sehingga akhirnya kita benar-benar tidak melakukannya sama sekali. Kekuatan manusia memang terbatas, tetapi perlindungan Tuhan bisa menjadi sumber kekuatan yang tidak terbatas. Kekuatan dari Tuhan itulah yang memampukan gereja terus berkarya dalam dunia ini. Kuncinya adalah tetap berpegang pada firman Tuhan dan percaya akan perlindungan Tuhan.

 


Refleksi:

Bersama dengan Tuhan kita dapat melakukan perkara-perkara yang besar.

 

Mzm. 17; 2Sam. 11:27b - 12:15; Why: 3:7-13

Latest ARTICLE