16 August 2017 / Renungan Harian

Kurang Percaya


media

Kurang Percaya

Matius 8:23-27

"Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" (Mat. 8:26)

Rasa takut bisa timbul karena berbagai macam hal, misalnya, kurang percaya diri, trauma, dan kurang beriman. Rasa takut yang berlebihan bisa merusak dan mengacaukan diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, rasa takut harus diatasi.

Cerita Matius mengenai Tuhan Yesus yang meredakan angin ribut sangat menekankan tentang bagaimana menjadi murid. Tuhan Yesus mengambil prakarsa naik ke perahu dan para murid mengikuti-Nya dan menyeberangi danau. Ketika angin ribut menghantam perahu mereka, para murid sangat ketakutan, tetapi Yesus sebaliknya. Ia tidur nyenyak. Kepada para murid-Nya, Yesus berkata agar mereka percaya dan tidak takut.

Dalam cerita Alkitab, laut sering kali melambangkan kuasa kekacauan yang melawan Allah dan badai melambangkan bencana yang datang. Permohonan para murid "Tuhan, tolonglah! Kita binasa!" dijawab Tuhan Yesus dengan mengingatkan mereka akan kekerasan hati mereka dengan istilah "kurang percaya". Meskipun mempunyai iman, para murid itu masih harus berjalan jauh sebelum memiliki iman yang tangguh. Demikian pula dengan kita. Sikap kurang percaya yang kadang muncul dalam kehidupan kita harus dapat kita atasi bersama dengan Tuhan. Kehadiran dan kuasa Tuhan senantiasa nyata atas kita. Masalahnya ada pada kita, yaitu kurang percaya.

 


Doa:

Tuhan, terima kasih atas kehadiran dan kuasa-Mu yang senantiasa nyata di dalam kehidupan kami. Amin.

 

Mzm. 18:2-20; Ayb. 36:24-33; 37:14-24; Mat. 8:23-27

Latest ARTICLE