30 March 2018 / Renungan Harian

Lihatlah Sang Manusia!


media

Lihatlah Sang Manusia!
Yohanes 18:1-19:42

Lalu Yesus keluar, bermahkota duri dan berjubah ungu. Maka kata Pilatus kepada mereka: “Lihatlah Manusia itu!” (Yoh. 19:5)

Teror dan kekerasan terus terjadi di mana-mana. Balas-membalas membuat teror dan kekerasan menjadi lingkaran setan yang sulit diputuskan. Menurut Verne Fletcher, “Satu-satunya cara mematahkan lingkaran setan itu adalah dengan memasukkan unsur baru ke dalam keadaan semrawut itu.” Apa unsur baru itu?

Kata Pilatus kepada orang banyak yang menuntut Yesus dihukum mati: “Lihatlah Manusia itu!” Pilatus bermaksud mengolok Yesus, raja yang justru bermahkota duri. Pilatus sama saja dengan massa yang beringas pada saat itu; ia ikut melecehkan dan melakukan kekerasan terhadap Yesus. Namun, saat kita mengikuti saran Pilatus untuk melihat Sang Manusia itu, kita akan tertegun dan kagum. Lihat, Sang Manusia itu menolak untuk menjadi musuh bagi siapa pun! Yesus memilih untuk membalas kejahatan dengan kebaikan. Karena itu, dengan tenang, ia menghadapi hujatan, makian, dan perlakuan buruk pemerintah, tokoh agama, dan massa rakyat. Ia bahkan mendoakan mereka, memohon kiranya Bapa di Surga mengampuni mereka yang telah berbuat kejahatan.

Dengan melihat kepada Sang Manusia, kita sadar bahwa unsur baru yang ditanyakan di atas adalah menolak untuk menjadi musuh siapa pun. Hal itu sama dengan aktif membalas kejahatan dengan kebaikan. Itulah spirit dan etika Kristen yang sanggup memutus rantai kekerasan. Jadi, ikutilah kata Pilatus, “Lihatlah Manusia itu!”



REFLEKSI: Jumat Agung adalah momen kita untuk membangkitkan kasih Sang Manusia dengan menguburkan dendam, benci, dan marah.

Yes. 52:13-53:12; Mzm. 22; Ibr. 10:16-25 (/Ibr. 4:14-16; 5:7-9); Yoh. 18:1-19:42

Latest ARTICLE