18 September 2018 / Renungan Harian

Manusia Baru


media

Manusia Baru
Kolose 3:1-11

Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. (Kol. 3:1)

“Apa yang dicari orang pagi, siang, sore, malam? Uang! Uang! Uang!” Demikianlah kira-kira sepenggal kalimat dalam lagu Sekolah Minggu. Memang saat ini kita hidup di zaman di mana orang diarahkan untuk memiliki harta benda ‘sedikit’ lebih banyak lagi dan hidup lebih mapan. Fokusnya hanya di dunia ini.

Sebagai orang-orang yang telah diselamatkan oleh anugerah Allah di dalam Yesus Kristus, Jemaat Kolose dinasihati oleh Rasul Paulus agar pikiran mereka tidak tertuju hanya pada perkara-perkara duniawi. Seperti apakah perkara-perkara duniawi itu? Rasul Paulus memberi contoh mengenai kebanggaan rohani karena ketaatan terhadap aturan-aturan agama atau pun menjauhkan diri dari larangan-larangan di dalamnya (Kol. 2:16-18). Sebaliknya ada juga yang mengabaikan aturan-aturan agama beserta larangannya dengan hidup semaunya, yakni hidup dalam percabulan, kenajisan, hawa nafsu dan keserakahan (Kol. 3:5). Yang pertama mengikatkan diri dengan rupa-rupa aturan dan larangan agama, sementara yang kedua mengabaikan semuanya dan hidup semaunya. Keduanya bukan hal yang dikehendaki oleh Tuhan.

Tuhan menghendaki kita hidup sebagai manusia-manusia baru. Menjadi manusia baru berarti bersedia untuk menyalibkan segala hawa nafsu dan keinginannya, agar merdeka untuk melayani Allah dan sesama. Menjadi manusia baru berarti bersedia untuk senantiasa melakukan apa yang Allah kehendaki.


REFLEKSI:
Apakah pikiran dan perasaan Kristus telah mewarnai segenap hidup dan karyaku di bumi ini?

Mzm. 119:169-176; 1Raj. 13:11-25; Kol. 3:1-11

Latest ARTICLE