08 June 2017 / Renungan Harian

Manusia


media

Manusia

Mazmur 8

Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? (Mzm. 8:4-5)

Pernahkah Anda merasa kecil di bumi ini? Namun, istimewanya, manusia yang kecil ini tetap saja mendapat kepercayaan dan tanggung jawab untuk mengelola atau melestarikan bumi. Ya, itulah manusia dalam hidup bersamanya dengan ciptaan Allah yang lain.

Kekaguman bahkan rasa heran menyelimuti Pemazmur ketika ia merenungkan keberadaan manusia di hadapan Allah. Allah menciptakan langit, bumi, dan segala benda penerang. Allah menciptakan segala tumbuhan dan binatang. Allah, Sang Pencipta, mempercayakan semua ciptaan-Nya kepada manusia. Lalu, pertanyaannya: mengapa manusia yang dipercaya? Siapakah manusia itu? Kekaguman Pemazmur mengingatkan kita akan makna keberadaan manusia sebagai salah satu makhluk ciptaan Allah. Berbeda dengan makhluk lainnya, manusia diciptakan "menurut gambar Allah" dan manusia dipercaya Allah untuk berkuasa atas segala ciptaan-Nya. Oleh karena itu, tentulah manusia patut mengucap syukur senantiasa.

Kita memuji dan bersyukur kepada Allah karena kita diciptakan segambar dengan-Nya sehingga menjadi istimewa. Manusia pun diberi kuasa lebih atas ciptaan-Nya. Bagaimana kita memaknai kuasa yang diberikan Allah itu? Sudahkah kita memanfaatkannya dengan baik? Seharusnya, jawabannya adalah "ya". Bila tidak demikian, sungguh amat disayangkan.

 


Doa:

Tuhan, jadikanlah kami manusia yang memperlihatkan citra-Mu. Amin

 

Mzm. 8; Ayb. 38:1-11; 2Tim. 1:8-12a

Latest ARTICLE