05 January 2018 / Renungan Harian

Memberi Kemuliaan kepada TUHAN


media

Memberi Kemuliaan kepada TUHAN

Mazmur 29

Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, sujudlah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan! (Mzm. 29:2)

"Tuhanmu itu gila hormat", kata seorang kepada temannya. "Mengapa kamu bilang begitu?" temannya bertanya dengan raut muka heran. "Ya, saya dengar, Tuhanmu itu meminta supaya manusia memberi hormat, menyembah, dan memuliakannya. Bukankah dengan begitu Dia sangat membutuhkan penghormatan alias gila hormat?"

Pemazmur memang mengajak umat Tuhan untuk memuliakan nama Tuhan. Namun, bukan berarti Tuhan itu gila hormat atau membutuhkan pemberian dari kita. Tanpa kita memberikan penghormatan dan kemuliaan pun, pada diri-Nya Tuhan sudah mulia. Ia tidak membutuhkan sesuatu atau mendapat keuntungan dari apa yang kita beri. Tidak! Sebab segala sesuatu Tuhan punya. Kita diajar untuk memuliakan dan memberikan penghormatan kepada Tuhan sebagai pengakuan atas kemuliaan dan kedahsyatan kekuasaan-Nya. Kemuliaan, kekuasaan, dan kedahsyatan Tuhan bagi Pemazmur begitu nyata dalam peristiwa alam sehingga betapa kecilnya manusia ketika berhadapan dengan gejala alam, apalagi berhadapan dengan pencipta-Nya.

Lalu, apa yang pantas diberikan kepada Tuhan? Bukankah Ia pencipta dan pemilik segalanya? Pemazmur mengatakan, "...dengan berhiaskan kekudusan" (ay. 2). Artinya, segala sesuatu yang kita berikan kepada Tuhan harus berasal dari niat dan upaya murni yang dikhususkan bagi Tuhan. Dengan demikian, kita menjaga hidup ini agar berkenan kepada-Nya.

 


Refleksi:

Hidup kudus merupakan cara terindah dalam memberi kemuliaan kepada Tuhan.

 

Mzm. 29; 1Sam. 16:1-13; 1Tim. 4:11-16

Latest ARTICLE