20 July 2018 / Renungan Harian

Memberitakan Firman


media
Memberitakan Firman
Kisah Para Rasul 17:16-31
 
… di rumah ibadat ia bertukar pikiran dengan orang-orang Yahudi …, dan di pasar setiap hari dengan orang-orang yang dijumpainya di situ. (Kis. 17:17)
Paulus pernah menasihati Timotius katanya, “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya” (2 Tim. 4:2). Artinya, Paulus berharap agar Timotius dapat memberitakan firman kapan pun dan di mana pun. Bila orang bertanya tentang iman kepada Kristus, ia harus menjelaskan imannya sebagai bentuk dan cara untuk memberitakan Injil Kristus.
Apa yang dikatakan Paulus kepada Timotius, itulah yang dilakukannya. Di tempat ibadah dan di pasar, Paulus memberi jawab atas pertanyaan orang yang ingin tahu tentang iman Kristen yang diajarkannya (ay. 17). Ia pun sangat senang dan antusias menjawab pertanyaan bila ada orang lain bertanya tentang pengajaran yang diajarkannya. Yang menarik dari Paulus dalam memberitakan Injil Kristus adalah: ia tidak mengecam dan mempersalahkan mereka yang memiliki keyakinan berbeda. Itulah sebabnya, ia memuji orang Atena yang tekun beribadah. Namun, ia tidak sungkan menyatakan imannya kepada orang lain.
Saya yakin, ada banyak orang yang ingin mengetahui tentang kekristenan. Namun, terkadang kita mengalami kesulitan untuk menjawab pertanyaan mereka. Terkadang kita pun takut dan kuatir untuk menjelaskan iman kita kepada orang lain. Hari ini, kita diingatkan agar kita memiliki semangat dan kegembiraan bila ada orang yang bertanya kepada kita tentang kekristenan dan jangan takut atau sungkan untuk menjelaskan iman kita kepada orang lain di mana pun dan kapan pun.

REFLEKSI:
Jangan takut bila orang lain bertanya tentang imanmu kepada Kristus. Jawablah dengan gembira.
 
Mzm. 23; Yer. 10:17-25; Kis. 17:16-31

Latest ARTICLE