04 March 2018 / Renungan Harian

Membongkar Dan Membangun


media

Membongkar Dan Membangun

Yohanes 2:13-22

"Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. " (Yoh. 2:21)

Yesus adalah pembongkar dan pembangun. Sebagai pembongkar, Ia membongkar ibadah palsu yang sarat dengan kebohongan dan manipulasi. Sebagai pembangun, Ia membangun ibadah sejati yang dipenuhi dengan cinta, kejujuran, dan pengurbanan. Itulah Yesus Kristus yang kita percaya sebagai Mesias, Tuhan, Juruselamat dunia, serta Kepala Gereja.

Gambaran Kristus sebagai pembongkar dan pembangun tampak dalam bacaan Alkitab hari ini. Yesus mengobrak-abrik Bait Allah karena praktik perdagangan di sana sarat dengan manipulasi. Selain itu, Bait Allah bukanlah gedung. Bait Allah adalah hidup dan karya Yesus Kristus sendiri. Melalui hidup dan pelayanan Yesus, kita menemukan ibadah sejati yang dinyatakan lewat cinta dan pengorbanan-Nya untuk seluruh umat Allah. Ia mati dan bangkit di hari yang ketiga untuk menegakkan ibadah yang benar. Ia mau membangun nilai dan habitus baru dalam praktik peribadahan yang diwarnai oleh cinta, kejujuran, dan pengurbanan.

Apakah cinta, kejujuran, dan pengurbanan mewarnai ibadah harian dan ritual kita? Bait Allah atau gereja bukanlah gedungnya, bait Allah adalah hidup kita sendiri. Kita disebut sebagai Tubuh Kristus, umat kepunyaan-Nya. Karena itu, sudah sepatutnya kita menata dan membangun kehidupan sebagaimana yang Allah kehendaki untuk kita lakukan. Ia mau kita hidup dengan cinta, kejujuran, dan sedia berkurban demi kebaikan.


 

REFLEKSI:

Membongkar kebiasaan buruk memang menyakitkan. Namun, hal itu perlu agar kita dapat membangun nilai dan habitus baru.

Kel. 20:1-17; Mzm. 19; 1Kor. 1:18-25; Yoh. 2:13-22

Latest ARTICLE