23 October 2017 / Renungan Harian

Mempertahankan Prinsip


media

Mempertahankan Prinsip

Daniel 3:1-18

"...hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." (Dan. 3:18)

Ikut arus. Berenang mengikuti arus tidak membutuhkan usaha yang berat. Kita hanya perlu mengayuh secukupnya dan kita akan bergerak dengan cepat. Namun, bagaimana jika arus itu ternyata berlawanan dengan prinsip-prinsip yang kita pegang?

Sadrakh, Mesakh, dan Abednego berada dalam pembuangan di Babel. Di kerajaan Nebukadnezar, mereka menjadi sekelompok minoritas Israel yang dipakai untuk melayani kepentingan raja karena kecakapan mereka. Namun, ketika mereka dituntut untuk mengkhianati prinsip-prinsip mereka, mereka tahu bahwa mereka harus melawan arus. Berani mempertahankan prinsip!

Banyak orang Kristen yang bergumul apakah mereka harus mempertahankan prinsip atau mengikuti arus kehidupan. Di tengah arus dunia korupsi, kolusi, nepotisme serta godaan duniawi lainnya, kepada kita diperlihatkan teladan Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Mereka teguh mempertahankan prinsip bahkan sekalipun. Allah tidak melepaskan mereka dari perapian yang menyala-nyala. "Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka ia akan melepaskan kami dari perapian menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja; tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu". Jikalau mereka harus menderita sekalipun, mereka tetap akan mempertahankan prinsip

 


Doa:

Tuhan, mampukan kami untuk teguh memegang prinsip walau kami harus menderita. Amin.

 

Mzm. 98; Dan. 3:1-18; Why. 18:1-10, 19-20

Latest ARTICLE