14 May 2018 / Renungan Harian

Menakutkan Dan Mengagumkan


media

Menakutkan Dan Mengagumkan
Mazmur 115

Hai orang-orang yang takut akan TUHAN, percayalah kepada TUHAN! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka …. [TUHAN] memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN, baik yang kecil maupun yang besar. (Mzm. 115:11, 13)

Rudolf Otto, teolog dan filsuf dari Jerman, menyebut Allah sebagai misteri yang tremendum et fascinans (menakutkan serta mengagumkan). Allah membuat kita takut tetapi juga terkagum-kagum.

Jauh sebelum Otto, Pemazmur juga menyampaikan hal yang sama. Sebagai umat Allah, kita sudah selayaknya takut kepada Allah. Kita takut bukan karena Allah adalah monster yang menakutkan, melainkan karena kita menyadari bahwa di hadapan-Nya kita ini tidak berarti apa pun juga. Tidak ada apa pun, baik kekayaan, kekuasaan, pendidikan, atau ketampanan diri kita, yang bisa kita bangga-banggakan di hadapan Allah. Ketakutan kita kepada Allah adalah ketakutan yang lahir dari rasa hormat yang dalam.

Berhubung kita takut kepada Allah, kita pun terkagum-kagum kepada-Nya. Allah adalah Sang Pencipta Alam Semesta dan segala isinya. Di hadapan-Nya, kita ini tidak ada apa-apanya. Namun, Allah begitu mengasihi kita. Dialah pertolongan dan perisai kita. Kepada-Nyalah, kita bisa berharap dan memohon. Ia bahkan berkenan memberkati diri kita, tidak peduli apakah kita ini orang besar atau orang kecil. Sebagaimana, di hadapan Allah, kita tidak bisa membangga-banggakan apa pun juga pada diri kita, demikian pula tidak ada apa pun juga pada diri kita yang bisa menghalang-halangi kasih-Nya. Kemiskinan, kerendahan status sosial, dan ketidakberkuasaan kita tidak bisa menghalangi kasih-Nya.



REFLEKSI
:
Kita takut kepada Tuhan karena rasa hormat kita. Kita kagum kepada Tuhan karena kasih-Nya yang tak terbatas kepada kita.

Mzm. 115; Kel. 28:29-38; Flp. 1:3-11

Latest ARTICLE