14 August 2018 / Renungan Harian

Menanti Dengan Bekerja


media

Menanti Dengan Bekerja
2 Petrus 3:14-18

… sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia.” (2Ptr. 3:14)

Kalau ditanya, “Apa pekerjaan yang paling menjemukan?” pasti ada banyak yang menjawab, “Menanti” atau “Menunggu.” Lihatlah orang-orang yang menunggu antrian di loket karcis kereta api atau antrian untuk mendapatkan pelayanan medis versi BPJS. Namun, di tengah kejenuhan menunggu antrian selalu saja ada orang-orang yang kreatif. Berbincang-bincang dengan sesama pengantri, membaca buku, mengerjakan tugas-tugas kecil dengan gadgetnya, dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan ketimbang kesal dan marah.

Sebagai umat percaya, kita semua berada dalam sebuah rentang waktu yang disebut “masa penantian.” Ya, kita menanti kedatangan Tuhan Yesus kembali yang akan menghakimi dunia. Atau bisa juga kita menantikan saatnya Tuhan memanggil kita pulang. Ada beberapa bagian firman Tuhan yang begitu jelas mengingatkan apa yang harus kita lakukan dalam rentang waktu penantian ini. Petrus misalnya, dalam bacaan kita hari ini mengatakan, “… sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia” (ay.14).

Jadi peringatan ini sangat jelas bahwa setiap orang percaya bukannya berpangku tangan karena merasa sudah ditebus oleh darah Yesus. Melainkan harus bekerja keras mempertahankan kekudusan sehingga pada saatnya hari itu tiba, ia akan bersukacita karena mendapat bagian dalam kemuliaan-Nya.


 

DOA:

Kerja keras berusaha mempertahankan kekudusan adalah wujud kami mengasihi-Mu, mampukan kami untuk dapat melakukannya. Amin!

Mzm. 81; Rut 2:1-23; 2Ptr. 3:14-18

Latest ARTICLE