15 June 2018 / Renungan Harian

Mengabaikan Firman Tuhan Adalah Awal Petaka


media
Mengabaikan Firman Tuhan Adalah Awal Petaka
1 Raja-raja 10:26-11:8
 
Sebab pada waktu Salomo sudah tua, istri-istrinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. (1Raj. 11:4)
Banyak petaka terjadi gara-gara orang melanggar aturan. Ada pengendara motor yang tewas tertabrak mobil gara-gara melanggar rambu lalu lintas. Ia melewati jalan yang sebetulnya dilarang dilewati dari arah tersebut (verboden).
Raja Salomo adalah raja yang besar dan kaya. Ia diberkati Tuhan dengan penghasilan dan kekayaan yang melimpah (1Raj. 10:14-29). Namun, sayangnya, ia lebih mencintai istri-istrinya lebih daripada mengasihi Tuhan. Raja Salomo mengambil banyak istri dan selir dari bangsa-bangsa asing. Itulah awal petaka bagi Salomo. Ia mengabaikan firman Tuhan. Tuhan sudah berfirman kepada umat Israel, “Janganlah kamu bergaul dengan mereka dan mereka pun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka” (1Raj. 11:2). Ternyata benar, di masa tuanya, istri-istri Salomo mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain sehingga Salomo tidak berpaut kepada Tuhan dengan sepenuh hati. Hal itu tentunya mendatangkan murka Tuhan kepada Salomo.
Bagaimana dengan kehidupan kita? Apakah kita lebih sering mengabaikan firman Tuhan daripada menaatinya? Baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, pelayanan, pergaulan, pekerjaan, maupun masyarakat, ingatlah selalu bahwa mengabaikan firman Tuhan adalah awal petaka! Petaka itu mungkin tidak terjadi pada saat itu juga, tetapi terjadi bertahun-tahun kemudian.

DOA:
Tuhan, berikan kami kekuatan untuk selalu menaati firman-Mu. Amin.
 
Mzm. 92:1-5, 13-16; 1Raj. 10:26—11:8; Ibr. 11:4-7

Latest ARTICLE