27 December 2017 / Renungan Harian

Mengakui Dosa


media

Mengakui Dosa

1 Yohanes 1:1-9

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. (1Yoh. 1:9)

Dua orang kakak beradik berlibur ke rumah kakeknya. Suatu saat bebek kakek mati karena tanpa sengaja terkena ketapel si adik. Ketika hendak menyembunyikan bangkai bebek itu, si kakak melihatnya. Sejak itulah terjadi perjanjian aneh di antara mereka. Setiap kali nenek meminta si kakak membantunya, maka tiap kali juga si kakak berbisik kepada adiknya, katanya: "Ingat bebek!" Artinya, si adik yang harus mengerjakan tugas kakaknya. Akhirnya, si adik muak dan kemudian mengakui perbuatannya kepada kakeknya. Kejujuran si adik ternyata mendapat pengampunan sang kakek. Bayangkan, seandainya si adik mengakui perbuatannya sejak awal, pasti ia tidak akan diperbudak oleh kakaknya.

Belas kasih Tuhan tersedia bagi siapa pun yang mengakui dosa dan menyesalinya. "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (ay. 9). Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa. Semua orang telah berdosa. Karena itu, sia-sialah usaha orang yang berupaya menyelamatkan diri dengan tidak mengakui dosanya dan memohon anugerah Tuhan.

Tanpa disadari, kita kerap diperbudak oleh kuasa dosa. Kita terus mengikuti keinginan-keinginan si jahat dan berusaha menyembunyikan dosa-dosa kita. Padahal, akan jauh lebih indah dan damai di hati jika kita mengakuinya di depan Tuhan dan mengalami hidup baru.

 


Doa:

Tuhan, kami ingin selalu sadar bahwa kami hidup di hadapan-Mu dan tidak ada yang tersembunyi bagi-Mu. Amin.

 

Mzm. 148; Kel. 33:18-23; 1Yoh. 1:1-9

Latest ARTICLE